AKU
jiwaku yang murung tertenung kabut
terombang ambing dalam samudra
diriku yang lemah terbawa arus air
terhampar dipulau yang kering
bersama kenangan maasa lalu
aku lemah tak berdaya
bersama masa laluku
aku berteriak tapi tak satu orangpun yang mendengarnya.
aku menagis tapi air mata ku telah sirna
bersama hembusan angin pantai
Tidak ada komentar:
Posting Komentar